Diberdayakan oleh Blogger.

Popular Posts Today

Safari Poo Paper, Kertas dari Kotoran Gajah

Written By Unknown on Sabtu, 10 November 2012 | 10.47

Safari Poo Paper, Kertas dari Kotoran Gajah

Jumat, 9 November 2012 | 19:04 WIB

BOGOR, KOMPAS.com — Taman Safari Indonesia  mengembangkan kertas daur ulang unik. Kertas tersebut terbuat dari kotoran gajah.

Kepala Divisi Bidang Pertamanan Kompos dan Kertas Taman Safari Indonesia (TSI) Mukdor Khasani menjelaskan,  pembuatan kertas dari kotoran gajah tersebut melalui beberapa tahapan, diawali dengan mencuci kotoran gajah dengan air.

Kotoran gajah yang telah dicuci, berupa serat sisa makanan yang masih basah, lalu dijemur di sinar matahari hingga kering dan berubah warna seperti warna coklat susu. Serat kering kotoran gajah itu dicampur dengan kertas bekas.

"Perbandingan pencampuran ini 3 kilogram kotoran gajah dan 1 kg kertas bekas," kata Mukdor dalam acara perayaan peringatan Hari Cinta Puspa dan Satwa Nasional di TSI, Cisarua, Bogor, Jumat (9/11/2012), yang dihadiri Menteri Lingkungan Hidup Balthasar Kambuaya.

Selanjutnya, kata Mukdor, kotoran gajah dan kertas diblender dalam alat khusus. Tahap selanjutnya, perebusan yang berlangsung selama 15 menit. Setelah direbus dan berubah menjadi bubur kertas, campuran dicetak dengan screen ukuran 40 x 50 sentimeter untuk menjadi kertas kering.

Pembuatan kertas dari kotoran gajah ini dimulai sejak enam bulan lalu. Berawal dari eksperimen dua pegawai TSI. Ia mengatakan, proses pembuatan kertas dari kotoran gajah dapat berlangsung selama satu hari.
    
Dalam satu hari, TSI menghasilkan 2 ton kotoran gajah dari 40 gajah yang ada. "Dari 2 ton kotoran itu diolah setiap harinya. Dari 100 kg serat kotoran dikeringkan menghasilkan 4 kg kotoran kering. Dari 4 kg serat kering menghasilkan 210 lembar kertas ukuran 40 x 50 cm," jelas Mukdor.

Mukdor menambahkan, kertas dari kotoran gajah ini sudah dibuat menjadi buku, amplop, kertas cetak foto, undangan, dan frame foto.

Menteri Lingkungan Hidup, Baltasar Kambuaya, mengapresiasi pengelolaan kotoran gajah untuk pembuatan kertas yang dikembangkan oleh Taman Safari Indonesia.

"Selama ini kertas diproduksi dari pohon atau hutan kita. Jika kotoran gajah bisa dimanfaatkan untuk pembuatan kertas tentu ini dapat mengurangi penggunaan kertas dari pohon," katanya.

"Kita berharap ini bisa dikembangkan menjadi industri," tambahnya.


10.47 | 0 komentar | Read More

Ken Block Membalap dengan Kobaran Asap dan Api!

Las Vegas, KompasOtomotif - Pada gelaran SEMA yang berlangsung akhir Oktober lalu, diselipkan acara adu kebut bertajuk Global Rally Cross (GRC) yang diikuti beberapa pebalap kawakan. Salah seorang dari mereka adalah Ken Block yang tetap mengemudikan gacoann-ya, Ford Fiesta.

Hasil kualifikasi, Block menempati urutan pertama. Begitu start  ia terus memimpin hingga lap kelima. Sayang, ia harus berhenti sebelum menyentuh garis finish karena mobilnya mengalami gangguan. 

Asap muncul ketika Block berjibaku dengan saingan terdekatnya, Tanner Foust, seorang pembawa acara TV olahraga ekstrem, juga seorang pebalap yang kerap ikut GRC. Asap  yang muncul dari konsol tengah, tidak digubris karena mobil masih bias dikebut. Kepulan asap makin membesar pada lap ketiga dan api pun di akhir lap keempat.

Ken Block tidak berpikir untuk masuk pit atau menyudahi balapan. Api membesar dan mulai membakar beberapa perangkat di konsol tersebut. Nah, ketika api mulai membakar kaki kanannya, Block pun terpaksa terpaksa berhenti dan bergegas keluar. Kru yang melihat kejadian tersebut memadamkan api dengan pemadam yang berada di bawah jok.


10.47 | 0 komentar | Read More

Yamaha AG200, Sang Penyelamat!

Dodoma, KompasOtomotif – Di sebagian wilayah Afrika, dengan kondisi alam tak bersahabat, banyak penduduk terjangkit penyakit berbahaya. Ganasnya medan membuat distribusi obat dan tenaga medis menjadi sulit. Satu-satunya penyelamat adalah sepeda motor tangguh yang mampu membawa obat-obatan dan tenaga medis terampil untuk menjangkau mereka.

Riders for Health (RH), organisasi kemanusiaan untuk membantu pendistribusian obat-obatan, memilih Yamaha AG200 sebagai andalan. Dari 1.000 kendaraan yang dimiliki hingga saat ini, 80 persennya adalah sepeda motor  trail itu.

"Sepeda motor ini tidak seksi dan cantik, tapi sangat berjasa sebagai penolong orang-orang kritis. Ketangguhannya sudah terbukti beberapa tahun," ujar Andrea Coleman, salah satu pendiri RH.

Mesinnya satu silinder 200 cc, mampu mengerahkan tenaga 16 PS dengan kecepatan maksimal cuma 100 km per jam. Suspensinya juga biasa-biasanya saja, peredam hidraullik yang menghubungkan lengan ayun dengan rangka. Karena bila dibalapkan di arena motocross, akan susah menang. 

Menurut Gary Taylor, Riders' Training Manager RH, Yamaha AG200 adalah sepeda motor "rendah hati". "Anda bisa lihat, modelnya biasa saja! Saya sudah ditemaninya selama hampir sepuluh tahun. Setelah masuk ke lumpur panas, mesin tetap hidup. Perbandingan gigi yang pendek-pendek membuatnya gampang diajak untuk menanjak, juga melewati medan berat berbatu," terangnya.

Jika dirangkum, hingga sekarang, pengabdian Yamaha AG 200 tidak bisa dinilai dengan uang. Sepeda motor ini sudah memberikan bantuan kepada 12,5 juta penduduk di sejumlah negara di pedalaman Afrika.  Sepeda motor ini pun dijuluiki sang penyelamat! 


10.47 | 0 komentar | Read More

6 Anak Badak Jawa Terpantau Kamera

Written By Unknown on Jumat, 09 November 2012 | 10.47

JAKARTA,KOMPAS.com - Rekaman kamera video jebakan periode 2012 di Taman Nasional Ujung Kulon menangkap keberadaan enam anak badak jawa. Muncul harapan peningkatan populasi spesies endemik paling terancam punah di Indonesia itu.

"Ini kabar menggembirakan. Paling tidak, ada enam anak badak jawa baru," kata M Haryono, Kepala Balai Taman Nasional Ujung Kulon (TNUK), di Jakarta, Kamis (8/11/2012). Keenam anak badak jawa (Rhinoceros sondaicus) itu berusia 1-2 tahun, yang ditandai dari anakan yang mengikuti induknya menelusuri hutan.

Badak jawa dewasa bersifat soliter (penyendiri). Berpasangan ketika musim kawin tiba.

Haryono memastikan keenam anak badak itu berbeda individu dengan temuan lima anakan pada tahun 2011. "Lima badak yang tampak pada monitoring 2011 juga terekam. Total ada 11 anak badak terlihat," kata dia.

Identifikasi dilakukan dengan melihat bentuk cula, telinga, lipatan kulit badan, dan tekstur kulit pelipis. Video jebakan dipantau 6-8 bulan.

Kini, detail laporan ini masih didalami. Laporan akhir pemantauan akan dipublikasikan Desember 2012.

TNUK menggunakan 40 kamera jebakan yang diganti kartu perekam dan baterai sebulan sekali. Beberapa bulan lalu, Balai TNUK mendapat bantuan 120 kamera jebakan dari WWF-Indonesia. Namun, kamera ini baru akan dioperasikan tahun 2013 setelah ditetapkan titik pemasangannya.

Bawa konsekuensi

Direktur Program Kehutanan WWF Indonesia Anwar Purwoto mengatakan, peningkatan populasi badak jawa juga meningkatkan kebutuhan pakan dan areal. Di sisi lain, habitat badak terus terdesak tanaman invasif jenis palem-paleman, terutama jenis langkap (Arenga obtusifolia).

Pembersihan tanaman langkap di Ujung Kulon mendesak. Langkah ini bisa memulihkan keseimbangan ekosistem yang akhirnya menambah populasi tanaman pakan yang dibutuhkan badak.

Isu terakhir, badak jawa membutuhkan habitat kedua. Target 2015 pada Strategi Rencana Aksi Badak Indonesia 2007, terdapat dua habitat badak jawa dan satu suaka dengan populasi 70-80 individu. Tahun 2007, badak jawa di habitat aslinya diperkirakan berjumlah 50-60 ekor.

Anwar mengatakan, WWF-Indonesia telah mengkaji empat lokasi calon habitat baru. Empat lokasi itu Hutan Baduy, Taman Nasional Halimun-Salak, Cagar Alam Sancang, dan Cikepuh. Mayoritas berada di Jawa Barat.

Butuh waktu 1-2 tahun untuk memastikan habitat kedua yang cocok. Persiapan panjang dan matang penting untuk meyakinkan lokasi itu menyediakan pakan, alam, dan kondisi yang mendukung kelangsungan hidup badak jawa.

Sebelumnya, ada rencana memagari sebagian kawasan TNUK untuk melindungi badak jawa.


10.47 | 0 komentar | Read More

Bagaimana Planet Superman Ditemukan

KOMPAS.com - Dalam Action Comics Superman #14, dikisahkan bahwa Superman menemukan planet kampung halamannya. Penemuan "rumah" Superman yang dikenal dengan planet Krypton itu tak lepas dari peran astrofisikawan Hayden Planetarium, New York, Neil deGrasse Tyson.

Bagaimana planet tersebut ditemukan?

Tyson melihat beberapa fakta yang ada dalam komik Superman untuk menemukan planet itu. Pertama, fakta bahwa planet Krypton mengalami kehancuran. Hal itu disebabkan ketidakstabilan pada inti planet.

Fakta kedua adalah Superman yang bersia 27 tahun. Tyson mengungkapkan, hal itu bisa jadi petunjuk bahwa jarak antara Bumi dengan planet itu kemungkinan besar sekitar 27 tahun cahaya.

Ketiga, fakta bahwa bintang di dunia Superman memiliki ukuran lebih kecil dari Matahari. Tyson menuturkan, kemungkinan besar, bintang yang dilihat Superman di dunianya adalah bintang katai merah.

Dari fakta-fakta tersebut, Tyson menganalisis data yang didapatkan dari beragam misi pencarian planet. Ia berusaha menemukan bintang katai merah di jarak 27 tahun cahaya dari Bumi. Akhirnya, ditemukanlah bintang LHS 2520.

Karena planet Krypton dideskripsikan mengorbit bintang katai merah pada jarak itu, maka planet itu sejatinya eksis di tata surya yang berinduk pada LHS 2520.

Apakah planet Krypton benar-benar ada?

Apa yang dilakukan Tyson sebenarnya adalah mendeteksi bintang tempat planet Krypton dalam komik Superman mungkin eksis. Bintang LHS 2520 sendiri memang ada dalam alam semesta nyata. Bintang ini bisa diobservasi di langit malam.

Untuk planet Krypton sendiri, hingga saat ini belum ada yang menemukan keberadaannya di semesta nyata. Tapi, penemuan planet seperti yang diceritakan dalam komik Superman bukan tak mungkin.

<object id="flashObj" width="400" height="292" classid="clsid:D27CDB6E-AE6D-11cf-96B8-444553540000" codebase="http://download.macromedia.com/pub/shockwave/cabs/flash/swflash.cab#version=9,0,47,0"><param name="movie" value="http://c.brightcove.com/services/viewer/federated_f9?isVid=1" /><param name="bgcolor" value="#FFFFFF" /><param name="flashVars" value="videoId=1955404896001&linkBaseURL=http%3A%2F%2Fwww.space.com%2F18395-how-neil-degrasse-tyson-found-krypton-video.html&playerID=1403109806001&playerKey=AQ~~,AAAAAFR6xVM~,85KKOZyvPf6qwFANvqEzo9EFltY58YnJ&domain=embed&dynamicStreaming=true" /><param name="base" value="http://admin.brightcove.com" /><param name="seamlesstabbing" value="false" /><param name="allowFullScreen" value="true" /><param name="swLiveConnect" value="true" /><param name="allowScriptAccess" value="always" /><embed src="http://c.brightcove.com/services/viewer/federated_f9?isVid=1" bgcolor="#FFFFFF" flashVars="videoId=1955404896001&linkBaseURL=http%3A%2F%2Fwww.space.com%2F18395-how-neil-degrasse-tyson-found-krypton-video.html&playerID=1403109806001&playerKey=AQ~~,AAAAAFR6xVM~,85KKOZyvPf6qwFANvqEzo9EFltY58YnJ&domain=embed&dynamicStreaming=true" base="http://admin.brightcove.com" name="flashObj" width="400" height="292" seamlesstabbing="false" type="application/x-shockwave-flash" allowFullScreen="true" swLiveConnect="true" allowScriptAccess="always" pluginspage="http://www.macromedia.com/shockwave/download/index.cgi?P1_Prod_Version=ShockwaveFlash"></embed></object>


10.47 | 0 komentar | Read More

Lampu Porsche Diincar Maling buat Ladang Ganja

Amsterdam, KompasOtomotif – Dalam sepekan terakhir, kepolisian Belanda menerima puluhan laporan kehilangan lampu depan Porsche Panamera dan Cayenne. Setelah diusut, ternyata bukan untuk dijual kembali karena harganya mahal, tetapi pancaran cahaya sepasang lampu mobil mewah Jerman itu "bermanfaat" untuk pertumbuhan ganja.

Dengan spesifikasi Xenon "high-intensity" spesial, lampu Porsche mampu memancarkan sinar yang sanggup meniru pancaran dan panas dari sinar matahari. Energinya bisa sama dengan lampu "setingan" penumbuh ganja, tetapi bisa didapat gratis. Dengan begitu, para petani ganja pun bisa panen dengan sangat cepat. Siang dibiarkan terkena matahari, malam dipancari sinar lampu Porsche.

"Kami heran, biasanya yang diincar dalam pencurian adalah pelek, kaca spion, atau bahkan mobilnya sendiri. Tapi ini sepasang lampu. Setelah kami telusuri, ternyata ganja lebih meguntungkan bila dibandingkan dengan mencuri pelek sekalipun," ujar salah seorang petugas keamanan di Amsterdam.

Tentu kabar ini sanga meresahkan pemilik Porsche, karena struktur lampu mobil sport ini mudah dilepas. Prosesnya hanya beberapa menit saja setelah polisi menunjukkan rekaman dari CCTV. Para pemilik Porsche di mana pun berarti harus waspada!


10.47 | 0 komentar | Read More

Spons Spesies Baru Berbentuk seperti Harpa

Written By Unknown on Kamis, 08 November 2012 | 10.47

Spons Spesies Baru Berbentuk seperti Harpa

Penulis : Lusiana Octaviani | Kamis, 8 November 2012 | 08:46 WIB

CALIFORNIA, KOMPAS.com - Tim peneliti dari Monterey Bay Aquarium Research Institute (MBARI) di Moss Landing, California, menemukan spesies baru spons yeng berbentuk seperti harpa atau kecapi. Spesies ditemukan di lepas pantai California dan dinamai Chondrocladia lyra.

Dalam penelitian, im yang dipimpin oleh Dr Lonny Lundsten ini mengoleksi dua spesimen spons harpa dan merekam sepuluh individu lainnya yang dijumpai. Spesimen awalnya tampak cuma punya dua organ baling-baling, tapi penyelaman menunjukkan bahwa spesies itu punya hingga enam organ serupa.

Dilaporkan Daily Mail, Selasa (6/11/2012), lain dari spons biasanya yang merupakan pemakan bakteri atau material organik di dasar laut, spons harpa masuk golongan karnivora atau pemakan daging.

Spesies ini punya cirik khas pada kakinya. Bagian kaki memiliki semacam pengait yang berguna untuk menangkap Crustacea sebelum membungkusnya dengan membran tipis dan mencernanya perlahan sebagai mangsa.

Spons harpa diperkirakan hidup di kedalaman 3,3 - 3,5 km. Menurut para ilmuwan, spesies ini berevolusi untuk memiliki organ serupa baling-baling sehingga memiliki jangkauan yang lebih luas untuk menangkap mangsa.

Dalam publikasinya di jurnal Invertebrate Biology, tim MBARI mengatakan, "C. lyra adalah salah satu contoh mengagumkan tentang adaotasi hewan aagar bisa tetap eksis di lingkungan yang penuh dengan kompetisi."


10.47 | 0 komentar | Read More

Jambi dan Sulbar Contoh Proyek Kemakmuran Hijau AS

Jambi dan Sulbar Contoh Proyek Kemakmuran Hijau AS

Penulis : Suhartono | Kamis, 8 November 2012 | 09:30 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com — Pemerintah Provinsi Jambi dan Sulawesi Barat, Kamis (8/11/2012) pagi ini, secara resmi akan menjadi proyek percontohan pelaksanaan Proyek Kemakmuran Hijau (Green Prosperity Project). Nota kesepahamannya akan diteken di Kantor Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional/Bappenas, Jakarta.

Proyek bantuan hibah dari Pemerintah Amerika Serikat (AS) ke Pemerintah RI senilai 600 miliar dollar AS itu merupakan proyek yang bertujuan meningkatkan produktivitas dan mengurangi ketergantungan pada bahan bakar fosil dengan memperluas energi terbarukan, meningkatkan produktivitas, dan mengurangi emisi gas rumah kaca dengan memperbaiki praktik-praktik pemanfaatan lahan serta pengelolaan sumber daya alam.

Humas Millenium Challenge Account (MCA) Indonesia Lila Meulia pagi ini mengatakan, MOU tersebut merupakan pernyataan komitmen antara MCA-Indonesia yang diwakili Wakil Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional/Bappenas selaku Ketua Majelis Wali Amanat dan pemerintah provinsi serta pemerintah kabupaten, yang diwakili gubernur selaku kepala daerah provinsi dan bupati selaku kepala daerah kabupaten tersebut.

"MOU itu menjadi dasar bagi penyusunan dokumen kerja sama yang lebih teknis antara MCA-Indonesia dan Pemerintah Provinsi Jambi, Pemerintah Kabupaten Merangin, Pemerintah Kabupaten Muaro Jambi, dan Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat, Pemerintah Kabupaten Mamuju, dan Pemerintah Kabupaten Mamasa," ujarnya.

Editor :

Marcus Suprihadi


10.47 | 0 komentar | Read More

16 Model Baru Land Rover Siap Bergulir

Gaydon, KompasOtomotif - Land Rover (LR) berencana memperluas jajaran produknya dengan menambahkan 16 model baru hingga 2020. Langkah tersebut diambil guna meningkatkan penjualan tahunan perusahaan  yang diprediksi hingga 2020 pemasaran SUV global  bisa mencapai 22 juta unit. Nah, bila produsen mobil Inggris itu bisa mengambil 3 persen, berarti dapat mendekati kapasitas produksi pabrik yang 600.000 unit setahun.

Seperti ditulis inautonews, kemarin (7/11), LR akan mengisi model dari keluarga Range Rover, Defender dan Freelander. Gerry McGOvern, Dirketur Desain Land Rover memberi bocoran bahwa keluarga Range Rover bakal bertambah 6 varian baru termasuk Evoque XL yang mengisi slot antara Evoque dan Range Rover Sport. Ada juga versi konvertibel dan versi mini 3 pintu yang hanya memiliki panjang 4 m.

Penambahan juga diberikan pada keluarga Freelander, sedikitnya ada 5 model, salah satunya bakal hadir versi termurah (entry level). Termasuk Discovery terbaru yang menggunakan platform aluminium yang dipersiapkan menjegal laju BMX X5 di pasar. DC100 juga masuk dalam daftar produksi.

Untuk mulai merakit produk-produk baru tersebut, LR telah menggelontorkan investasi 10 miliar poundsterling atau sekitar Rp 153 triliun untuk perkitan di Inggris. Sementara dana sebesar 1,8 miliar poundsterling (Rp 27 triliun) siap diinvestasikan untuk pabrik di China yang direncanakan siap merakit 130.000 unit pertahun yang 60 persennya merupakan produk Land Rover.


10.47 | 0 komentar | Read More

KOMPAS.com - Sains

Written By Unknown on Rabu, 07 November 2012 | 10.46

KOMPAS.com - SainsKOMPAS.comLIPI Mampu Manfaatkan Mikroba Pengolah LimbahPlanet Krypton Rumah Superman "Ditemukan"MV Agusta Brutale 800, Klan Baru SuperseksiOktober 2012: Penjualan Sepeda Motor Naik 0,9 PersenBadai Sandy Hancurkan Kehidupan Burung PantaiKakatua Mampu Membuat Alat SendiriPaus Terlangka Menampakkan Diri untuk Pertama KaliCaterham dan Renault Bikin Crossover dan City CarSejarah, Suzuki Mobil Sodok Peringkat DuaHyundai-Kia "Berbohong&quotdi ASTambah Jangkauan, TVS Gandeng Mr MontirSuzuki Gulung Tikar di ASTeknik Tomografi Mampu Ungkap Rahasia Gunung SuperDampak Introduksi Bakteri Sulit DikontrolSertifikasi Hakim Lingkungan Dimulai Akhir November

http://www.kompas.com/ News and Service Wed , 07 Nov 2012 10:20:04 +0000 id 2012 Kompas Cyber Media hourly 1 http://www.kompas.com http://www.kompas.com/data/images/logo_kompas_putih.gif 144 20 KOMPAS.com, Lebih Lengkap, Lebih Luas http://sains.kompas.com/read/xml/2012/11/07/10264511/LIPI.Mampu.Manfaatkan.Mikroba.Pengolah.Limbah Wed , 07 Nov 2012 10:26:45 UTC+0700<img src="http://assets.kompas.com/data/photo/2012/10/24/1727285t.jpg" align="left" hspace="7" width="120" height="90">Kemamuan lembaga penelitian untuk mengolah limbah sungai, seperti Ciliwung, dengan mikroba belum dimanfaatkan. <a href="http://sains.kompas.com/read/xml/2012/11/07/10264511/LIPI.Mampu.Manfaatkan.Mikroba.Pengolah.Limbah">[...]</a> http://sains.kompas.com/read/xml/2012/11/07/10264511/LIPI.Mampu.Manfaatkan.Mikroba.Pengolah.Limbah http://sains.kompas.com/read/xml/2012/11/07/0958172/Planet.Krypton.Rumah.Superman.Ditemukan Wed , 07 Nov 2012 09:58:17 UTC+0700<img src="http://assets.kompas.com/data/photo/2012/11/07/0955342-krypton-superman-t.jpg" align="left" hspace="7" width="120" height="90">Superman menemukan rumahnya. Planet Krypton berada di konstelasi Corvus, mengorbit bintang katai merah bernama LHS 2520. <a href="http://sains.kompas.com/read/xml/2012/11/07/0958172/Planet.Krypton.Rumah.Superman.Ditemukan">[...]</a> http://sains.kompas.com/read/xml/2012/11/07/0958172/Planet.Krypton.Rumah.Superman.Ditemukan http://otomotif.kompas.com/read/2012/11/07/5198/MV.Agusta.Brutale.800.Klan.Baru.Superseksi Wed , 07 Nov 2012 08:36:58 UTC+0700<img src="http://oto.assets.kompas.com/uploads/photo/2012/11/07/e1405cc2009085e099859b041758c6cf_t.jpg" align="left" hspace="7" width="120" height="90">Mesin baru, mengisi kekosongan antara versi 675 dan 1090. <a href="http://otomotif.kompas.com/read/2012/11/07/5198/MV.Agusta.Brutale.800.Klan.Baru.Superseksi">[...]</a> http://otomotif.kompas.com/read/2012/11/07/5198/MV.Agusta.Brutale.800.Klan.Baru.Superseksi http://otomotif.kompas.com/read/2012/11/07/5196/Oktober.2012.Penjualan.Sepeda.Motor.Naik.0.9.Persen Wed , 07 Nov 2012 07:42:25 UTC+0700<img src="http://oto.assets.kompas.com/uploads/photo/2012/11/07/b20e81211f03eb40305b3a2312f1876e_t.jpg" align="left" hspace="7" width="120" height="90">Total penjualan selama 2012 turun 15,1 persen atau 6.025.697 unit. <a href="http://otomotif.kompas.com/read/2012/11/07/5196/Oktober.2012.Penjualan.Sepeda.Motor.Naik.0.9.Persen">[...]</a> http://otomotif.kompas.com/read/2012/11/07/5196/Oktober.2012.Penjualan.Sepeda.Motor.Naik.0.9.Persen http://sains.kompas.com/read/xml/2012/11/06/23050988/Badai.Sandy.Hancurkan.Kehidupan.Burung.Pantai Tue , 06 Nov 2012 23:05:09 UTC+0700<img src="http://assets.kompas.com/data/photo/2012/11/06/2256024-dampak-badai-sandy-t.jpg" align="left" hspace="7" width="120" height="90">Kerusakan Sandy ternyata tidak hanya berdampak pada manusia, tetapi juga burung. <a href="http://sains.kompas.com/read/xml/2012/11/06/23050988/Badai.Sandy.Hancurkan.Kehidupan.Burung.Pantai">[...]</a> http://sains.kompas.com/read/xml/2012/11/06/23050988/Badai.Sandy.Hancurkan.Kehidupan.Burung.Pantai http://sains.kompas.com/read/xml/2012/11/06/22404571/Kakatua.Mampu.Membuat.Alat.Sendiri Tue , 06 Nov 2012 22:40:45 UTC+0700<img src="http://assets.kompas.com/data/photo/2012/11/06/2237265-figaro-kakatua-cerdas-t.jpg" align="left" hspace="7" width="120" height="90">Di luar dugaan, kakatua ternyata mampu membuat peralatan sendiri. Figaro, seekor kakatua Goffin, bisa membuat alat untuk mendapatkan makan. <a href="http://sains.kompas.com/read/xml/2012/11/06/22404571/Kakatua.Mampu.Membuat.Alat.Sendiri">[...]</a> http://sains.kompas.com/read/xml/2012/11/06/22404571/Kakatua.Mampu.Membuat.Alat.Sendiri http://sains.kompas.com/read/xml/2012/11/06/2030370/Paus.Terlangka.Menampakkan.Diri.untuk.Pertama.Kali Tue , 06 Nov 2012 20:30:37 UTC+0700<img src="http://assets.kompas.com/data/photo/2012/11/06/2028072-mesoplodon-traversii-t.jpg" align="left" hspace="7" width="120" height="90">Paus jenis &quot;Mesoplodon traversii&quot; selama 140 tahun hanya diketahui dari tengkoraknya. Akhirnya, paus itu menampakkan diri utuh di Selandia Baru. <a href="http://sains.kompas.com/read/xml/2012/11/06/2030370/Paus.Terlangka.Menampakkan.Diri.untuk.Pertama.Kali">[...]</a> http://sains.kompas.com/read/xml/2012/11/06/2030370/Paus.Terlangka.Menampakkan.Diri.untuk.Pertama.Kali http://otomotif.kompas.com/read/2012/11/06/5195/Caterham.dan.Renault.Bikin.Crossover.dan.City.Car Tue , 06 Nov 2012 18:59:24 UTC+0700<img src="http://oto.assets.kompas.com/uploads/photo/2012/11/06/3c0893464da80629079a2a5525136102_t.jpg" align="left" hspace="7" width="120" height="90">Kolaborasi ini berlanjut setelah memproduksi mobil sport dengan harga terjangkau <a href="http://otomotif.kompas.com/read/2012/11/06/5195/Caterham.dan.Renault.Bikin.Crossover.dan.City.Car">[...]</a> http://otomotif.kompas.com/read/2012/11/06/5195/Caterham.dan.Renault.Bikin.Crossover.dan.City.Car http://otomotif.kompas.com/read/2012/11/06/5193/Sejarah.Suzuki.Mobil.Sodok.Peringkat.Dua Tue , 06 Nov 2012 18:14:39 UTC+0700<img src="http://oto.assets.kompas.com/uploads/photo/2012/09/29/21b0e51eb5de7b7f924125a625614735_t.jpg" align="left" hspace="7" width="120" height="90">Suzuki Carry 1.5 dan Ertiga menjadi tulang punggung. <a href="http://otomotif.kompas.com/read/2012/11/06/5193/Sejarah.Suzuki.Mobil.Sodok.Peringkat.Dua">[...]</a> http://otomotif.kompas.com/read/2012/11/06/5193/Sejarah.Suzuki.Mobil.Sodok.Peringkat.Dua http://otomotif.kompas.com/read/2012/11/06/5188/Hyundai.Kia.Berbohong.di.AS Tue , 06 Nov 2012 17:55:49 UTC+0700<img src="http://oto.assets.kompas.com/uploads/photo/2012/06/01/7f41bc4a1393818e7f61993338bf52bb_t.jpg" align="left" hspace="7" width="120" height="90">Federal AS menuntut produsen mobil Korea karena berbohong soal efisiensi bahan bakar. <a href="http://otomotif.kompas.com/read/2012/11/06/5188/Hyundai.Kia.Berbohong.di.AS">[...]</a> http://otomotif.kompas.com/read/2012/11/06/5188/HyundaiKia.Berbohong.di.AS http://otomotif.kompas.com/read/2012/11/06/5192/Tambah.jangkauan.TVS.Gandeng.Mr.Montir Tue , 06 Nov 2012 17:13:48 UTC+0700<img src="http://oto.assets.kompas.com/uploads/photo/2012/11/06/30256851f325a79c4426a6c1f050d96f_t.jpg" align="left" hspace="7" width="120" height="90">Tersedia suku cadang. Mekaniknya sesuai standar. <a href="http://otomotif.kompas.com/read/2012/11/06/5192/Tambah.jangkauan.TVS.Gandeng.Mr.Montir">[...]</a> http://otomotif.kompas.com/read/2012/11/06/5192/Tambah.jangkauan.TVS.Gandeng.Mr.Montir http://otomotif.kompas.com/read/2012/11/06/5187/Suzuki.Gulung.Tikar.di.AS Tue , 06 Nov 2012 17:10:50 UTC+0700<img src="http://oto.assets.kompas.com/uploads/photo/2012/11/06/d80c334fd64f47fbf5c2d65f0abfeae8_t.jpg" align="left" hspace="7" width="120" height="90">Langkah ini menjadi catatan kelam Suzuki mobil setelah kali pertama beroperasi pada 1985. <a href="http://otomotif.kompas.com/read/2012/11/06/5187/Suzuki.Gulung.Tikar.di.AS">[...]</a> http://otomotif.kompas.com/read/2012/11/06/5187/Suzuki.Gulung.Tikar.di.AS http://sains.kompas.com/read/xml/2012/11/06/14132587/Teknik.Tomografi.Mampu.Ungkap.Rahasia.Gunung.Super Tue , 06 Nov 2012 14:13:25 UTC+0700<img src="http://assets.kompas.com/data/photo/2012/01/21/1343306t.jpg" align="left" hspace="7" width="120" height="90">Tomografi mampu mengungkap kondisi bawah Bumi dalam tiga dimensi hingga mengetahui mengapa Sumatera sering dilanda gempa. <a href="http://sains.kompas.com/read/xml/2012/11/06/14132587/Teknik.Tomografi.Mampu.Ungkap.Rahasia.Gunung.Super">[...]</a> http://sains.kompas.com/read/xml/2012/11/06/14132587/Teknik.Tomografi.Mampu.Ungkap.Rahasia.Gunung.Super http://sains.kompas.com/read/xml/2012/11/06/13540643/Dampak.Introduksi.Bakteri.Sulit.Dikontrol Tue , 06 Nov 2012 13:54:06 UTC+0700<img src="http://assets.kompas.com/data/photo/2012/10/24/1725453t.jpg" align="left" hspace="7" width="120" height="90">Introduksi bakteri untuk menangani limbah dinilai terlalu brisiko. Penyebaran bakteri sulit dikendalikan dan bisa berdampak buruk bagi lingkungan. <a href="http://sains.kompas.com/read/xml/2012/11/06/13540643/Dampak.Introduksi.Bakteri.Sulit.Dikontrol">[...]</a> http://sains.kompas.com/read/xml/2012/11/06/13540643/Dampak.Introduksi.Bakteri.Sulit.Dikontrol http://sains.kompas.com/read/xml/2012/11/06/13344737/Sertifikasi.Hakim.Lingkungan.Dimulai.Akhir.November Tue , 06 Nov 2012 13:34:47 UTC+0700<img src="http://assets.kompas.com/data/photo/2012/04/05/1448513t.jpg" align="left" hspace="7" width="120" height="90">Akhir November, 50 hakim akan mengikuti program sertifikasi hakim lingkungan. Penanganan kasus lingkungan ke depan diharapkan lebih berkeadilan. <a href="http://sains.kompas.com/read/xml/2012/11/06/13344737/Sertifikasi.Hakim.Lingkungan.Dimulai.Akhir.November">[...]</a> http://sains.kompas.com/read/xml/2012/11/06/13344737/Sertifikasi.Hakim.Lingkungan.Dimulai.Akhir.November

KOMPAS.com - SainsKOMPAS.comLIPI Mampu Manfaatkan Mikroba Pengolah LimbahPlanet Krypton Rumah Superman "Ditemukan"MV Agusta Brutale 800, Klan Baru SuperseksiOktober 2012: Penjualan Sepeda Motor Naik 0,9 PersenBadai Sandy Hancurkan Kehidupan Burung PantaiKakatua Mampu Membuat Alat SendiriPaus Terlangka Menampakkan Diri untuk Pertama KaliCaterham dan Renault Bikin Crossover dan City CarSejarah, Suzuki Mobil Sodok Peringkat DuaHyundai-Kia "Berbohong&quotdi ASTambah Jangkauan, TVS Gandeng Mr MontirSuzuki Gulung Tikar di ASTeknik Tomografi Mampu Ungkap Rahasia Gunung SuperDampak Introduksi Bakteri Sulit DikontrolSertifikasi Hakim Lingkungan Dimulai Akhir November

http://www.kompas.com/ News and Service Wed , 07 Nov 2012 10:20:04 +0000 id 2012 Kompas Cyber Media hourly 1 http://www.kompas.com http://www.kompas.com/data/images/logo_kompas_putih.gif 144 20 KOMPAS.com, Lebih Lengkap, Lebih Luas http://sains.kompas.com/read/xml/2012/11/07/10264511/LIPI.Mampu.Manfaatkan.Mikroba.Pengolah.Limbah Wed , 07 Nov 2012 10:26:45 UTC+0700<img src="http://assets.kompas.com/data/photo/2012/10/24/1727285t.jpg" align="left" hspace="7" width="120" height="90">Kemamuan lembaga penelitian untuk mengolah limbah sungai, seperti Ciliwung, dengan mikroba belum dimanfaatkan. <a href="http://sains.kompas.com/read/xml/2012/11/07/10264511/LIPI.Mampu.Manfaatkan.Mikroba.Pengolah.Limbah">[...]</a> http://sains.kompas.com/read/xml/2012/11/07/10264511/LIPI.Mampu.Manfaatkan.Mikroba.Pengolah.Limbah http://sains.kompas.com/read/xml/2012/11/07/0958172/Planet.Krypton.Rumah.Superman.Ditemukan Wed , 07 Nov 2012 09:58:17 UTC+0700<img src="http://assets.kompas.com/data/photo/2012/11/07/0955342-krypton-superman-t.jpg" align="left" hspace="7" width="120" height="90">Superman menemukan rumahnya. Planet Krypton berada di konstelasi Corvus, mengorbit bintang katai merah bernama LHS 2520. <a href="http://sains.kompas.com/read/xml/2012/11/07/0958172/Planet.Krypton.Rumah.Superman.Ditemukan">[...]</a> http://sains.kompas.com/read/xml/2012/11/07/0958172/Planet.Krypton.Rumah.Superman.Ditemukan http://otomotif.kompas.com/read/2012/11/07/5198/MV.Agusta.Brutale.800.Klan.Baru.Superseksi Wed , 07 Nov 2012 08:36:58 UTC+0700<img src="http://oto.assets.kompas.com/uploads/photo/2012/11/07/e1405cc2009085e099859b041758c6cf_t.jpg" align="left" hspace="7" width="120" height="90">Mesin baru, mengisi kekosongan antara versi 675 dan 1090. <a href="http://otomotif.kompas.com/read/2012/11/07/5198/MV.Agusta.Brutale.800.Klan.Baru.Superseksi">[...]</a> http://otomotif.kompas.com/read/2012/11/07/5198/MV.Agusta.Brutale.800.Klan.Baru.Superseksi http://otomotif.kompas.com/read/2012/11/07/5196/Oktober.2012.Penjualan.Sepeda.Motor.Naik.0.9.Persen Wed , 07 Nov 2012 07:42:25 UTC+0700<img src="http://oto.assets.kompas.com/uploads/photo/2012/11/07/b20e81211f03eb40305b3a2312f1876e_t.jpg" align="left" hspace="7" width="120" height="90">Total penjualan selama 2012 turun 15,1 persen atau 6.025.697 unit. <a href="http://otomotif.kompas.com/read/2012/11/07/5196/Oktober.2012.Penjualan.Sepeda.Motor.Naik.0.9.Persen">[...]</a> http://otomotif.kompas.com/read/2012/11/07/5196/Oktober.2012.Penjualan.Sepeda.Motor.Naik.0.9.Persen http://sains.kompas.com/read/xml/2012/11/06/23050988/Badai.Sandy.Hancurkan.Kehidupan.Burung.Pantai Tue , 06 Nov 2012 23:05:09 UTC+0700<img src="http://assets.kompas.com/data/photo/2012/11/06/2256024-dampak-badai-sandy-t.jpg" align="left" hspace="7" width="120" height="90">Kerusakan Sandy ternyata tidak hanya berdampak pada manusia, tetapi juga burung. <a href="http://sains.kompas.com/read/xml/2012/11/06/23050988/Badai.Sandy.Hancurkan.Kehidupan.Burung.Pantai">[...]</a> http://sains.kompas.com/read/xml/2012/11/06/23050988/Badai.Sandy.Hancurkan.Kehidupan.Burung.Pantai http://sains.kompas.com/read/xml/2012/11/06/22404571/Kakatua.Mampu.Membuat.Alat.Sendiri Tue , 06 Nov 2012 22:40:45 UTC+0700<img src="http://assets.kompas.com/data/photo/2012/11/06/2237265-figaro-kakatua-cerdas-t.jpg" align="left" hspace="7" width="120" height="90">Di luar dugaan, kakatua ternyata mampu membuat peralatan sendiri. Figaro, seekor kakatua Goffin, bisa membuat alat untuk mendapatkan makan. <a href="http://sains.kompas.com/read/xml/2012/11/06/22404571/Kakatua.Mampu.Membuat.Alat.Sendiri">[...]</a> http://sains.kompas.com/read/xml/2012/11/06/22404571/Kakatua.Mampu.Membuat.Alat.Sendiri http://sains.kompas.com/read/xml/2012/11/06/2030370/Paus.Terlangka.Menampakkan.Diri.untuk.Pertama.Kali Tue , 06 Nov 2012 20:30:37 UTC+0700<img src="http://assets.kompas.com/data/photo/2012/11/06/2028072-mesoplodon-traversii-t.jpg" align="left" hspace="7" width="120" height="90">Paus jenis &quot;Mesoplodon traversii&quot; selama 140 tahun hanya diketahui dari tengkoraknya. Akhirnya, paus itu menampakkan diri utuh di Selandia Baru. <a href="http://sains.kompas.com/read/xml/2012/11/06/2030370/Paus.Terlangka.Menampakkan.Diri.untuk.Pertama.Kali">[...]</a> http://sains.kompas.com/read/xml/2012/11/06/2030370/Paus.Terlangka.Menampakkan.Diri.untuk.Pertama.Kali http://otomotif.kompas.com/read/2012/11/06/5195/Caterham.dan.Renault.Bikin.Crossover.dan.City.Car Tue , 06 Nov 2012 18:59:24 UTC+0700<img src="http://oto.assets.kompas.com/uploads/photo/2012/11/06/3c0893464da80629079a2a5525136102_t.jpg" align="left" hspace="7" width="120" height="90">Kolaborasi ini berlanjut setelah memproduksi mobil sport dengan harga terjangkau <a href="http://otomotif.kompas.com/read/2012/11/06/5195/Caterham.dan.Renault.Bikin.Crossover.dan.City.Car">[...]</a> http://otomotif.kompas.com/read/2012/11/06/5195/Caterham.dan.Renault.Bikin.Crossover.dan.City.Car http://otomotif.kompas.com/read/2012/11/06/5193/Sejarah.Suzuki.Mobil.Sodok.Peringkat.Dua Tue , 06 Nov 2012 18:14:39 UTC+0700<img src="http://oto.assets.kompas.com/uploads/photo/2012/09/29/21b0e51eb5de7b7f924125a625614735_t.jpg" align="left" hspace="7" width="120" height="90">Suzuki Carry 1.5 dan Ertiga menjadi tulang punggung. <a href="http://otomotif.kompas.com/read/2012/11/06/5193/Sejarah.Suzuki.Mobil.Sodok.Peringkat.Dua">[...]</a> http://otomotif.kompas.com/read/2012/11/06/5193/Sejarah.Suzuki.Mobil.Sodok.Peringkat.Dua http://otomotif.kompas.com/read/2012/11/06/5188/Hyundai.Kia.Berbohong.di.AS Tue , 06 Nov 2012 17:55:49 UTC+0700<img src="http://oto.assets.kompas.com/uploads/photo/2012/06/01/7f41bc4a1393818e7f61993338bf52bb_t.jpg" align="left" hspace="7" width="120" height="90">Federal AS menuntut produsen mobil Korea karena berbohong soal efisiensi bahan bakar. <a href="http://otomotif.kompas.com/read/2012/11/06/5188/Hyundai.Kia.Berbohong.di.AS">[...]</a> http://otomotif.kompas.com/read/2012/11/06/5188/HyundaiKia.Berbohong.di.AS http://otomotif.kompas.com/read/2012/11/06/5192/Tambah.jangkauan.TVS.Gandeng.Mr.Montir Tue , 06 Nov 2012 17:13:48 UTC+0700<img src="http://oto.assets.kompas.com/uploads/photo/2012/11/06/30256851f325a79c4426a6c1f050d96f_t.jpg" align="left" hspace="7" width="120" height="90">Tersedia suku cadang. Mekaniknya sesuai standar. <a href="http://otomotif.kompas.com/read/2012/11/06/5192/Tambah.jangkauan.TVS.Gandeng.Mr.Montir">[...]</a> http://otomotif.kompas.com/read/2012/11/06/5192/Tambah.jangkauan.TVS.Gandeng.Mr.Montir http://otomotif.kompas.com/read/2012/11/06/5187/Suzuki.Gulung.Tikar.di.AS Tue , 06 Nov 2012 17:10:50 UTC+0700<img src="http://oto.assets.kompas.com/uploads/photo/2012/11/06/d80c334fd64f47fbf5c2d65f0abfeae8_t.jpg" align="left" hspace="7" width="120" height="90">Langkah ini menjadi catatan kelam Suzuki mobil setelah kali pertama beroperasi pada 1985. <a href="http://otomotif.kompas.com/read/2012/11/06/5187/Suzuki.Gulung.Tikar.di.AS">[...]</a> http://otomotif.kompas.com/read/2012/11/06/5187/Suzuki.Gulung.Tikar.di.AS http://sains.kompas.com/read/xml/2012/11/06/14132587/Teknik.Tomografi.Mampu.Ungkap.Rahasia.Gunung.Super Tue , 06 Nov 2012 14:13:25 UTC+0700<img src="http://assets.kompas.com/data/photo/2012/01/21/1343306t.jpg" align="left" hspace="7" width="120" height="90">Tomografi mampu mengungkap kondisi bawah Bumi dalam tiga dimensi hingga mengetahui mengapa Sumatera sering dilanda gempa. <a href="http://sains.kompas.com/read/xml/2012/11/06/14132587/Teknik.Tomografi.Mampu.Ungkap.Rahasia.Gunung.Super">[...]</a> http://sains.kompas.com/read/xml/2012/11/06/14132587/Teknik.Tomografi.Mampu.Ungkap.Rahasia.Gunung.Super http://sains.kompas.com/read/xml/2012/11/06/13540643/Dampak.Introduksi.Bakteri.Sulit.Dikontrol Tue , 06 Nov 2012 13:54:06 UTC+0700<img src="http://assets.kompas.com/data/photo/2012/10/24/1725453t.jpg" align="left" hspace="7" width="120" height="90">Introduksi bakteri untuk menangani limbah dinilai terlalu brisiko. Penyebaran bakteri sulit dikendalikan dan bisa berdampak buruk bagi lingkungan. <a href="http://sains.kompas.com/read/xml/2012/11/06/13540643/Dampak.Introduksi.Bakteri.Sulit.Dikontrol">[...]</a> http://sains.kompas.com/read/xml/2012/11/06/13540643/Dampak.Introduksi.Bakteri.Sulit.Dikontrol http://sains.kompas.com/read/xml/2012/11/06/13344737/Sertifikasi.Hakim.Lingkungan.Dimulai.Akhir.November Tue , 06 Nov 2012 13:34:47 UTC+0700<img src="http://assets.kompas.com/data/photo/2012/04/05/1448513t.jpg" align="left" hspace="7" width="120" height="90">Akhir November, 50 hakim akan mengikuti program sertifikasi hakim lingkungan. Penanganan kasus lingkungan ke depan diharapkan lebih berkeadilan. <a href="http://sains.kompas.com/read/xml/2012/11/06/13344737/Sertifikasi.Hakim.Lingkungan.Dimulai.Akhir.November">[...]</a> http://sains.kompas.com/read/xml/2012/11/06/13344737/Sertifikasi.Hakim.Lingkungan.Dimulai.Akhir.November


10.46 | 0 komentar | Read More
techieblogger.com Techie Blogger Techie Blogger